Penipuan Lowongan Pekerjaan

webhosting
181 tayangan
dilaporkan 20 Feb dalam Penipuan Via SMS oleh Leo Frans
Selamat pagi. Saya atas Nama Leo Frans ingin mengajukan pengaduan penipuan lowongan pekerjaan. Jujur saya agak kurang yakin dengan situs laporpolisi.com ini. Tapi saya coba saja.

Saya sudah kena tipu oleh tikus-tikus kelas ringan dengan berkedok lowongan pekerjaan. Dia menyarankan menjadi admin, dan dijelaskan secara detil gajipokok 3.5jt sampai 3.8jt termasuk tunjangan. Belum lagi uang makan 30rb dan ongkos 20rb setiap harinya. Dan sabtu minggu libur.

Saya sms hari senin waktu imlek dan selasanya saya datang ke 'Permata Building ITC FATMAWATI Blok A/1 Kebayoran Baru Jak Sel. Tepatnya Kantor dekat Pos Polisi/Pintu Keluar Parkir Motor ITC sebelum Kantor ANSURANSI SINARMAS' begitu di smsnya dari nomor 082319700082. Setalah saya sampai dan sudah disambut manis penipu itu, dia meminta uang 30ribu tapi saya bilang saya gada bensin karena rumah saya dibekasi. Yasudah dia bilang 'berapa yang kau punya dek buat urus matrai mu. Ada 20ribu dek?' katanya. Ya saya kasih saja itung-itung uang keringat dia.

Oiya sebelumnya, yang interview saya orang Batak. Katanya sih Boru Tobing. Ngaku-ngaku namanya Yuliana Cindy Tobing. Nanti saya jelaskan lagi..

Setelah saya kasih 20ribu. Dia kasih tau lagi besok bayar 250ribu untuk iniitu blablabla katanya dia jelaskan dan dia bilang 'kalau kamu masih bingung dek atau mama kamu ga yakin suruh aja mama kamu telpon bou' (bou itu panggilan sopan untuk orang tua seperti bibi/ibu terhadap orang lain). Dan saya juga bilang 'kalo saya bayar 250 ribu ga ada bayar-bayar lagi kan bou?' lalu katanya 'ngga dek langsung kerja'.

Oke malamnya mama saya telpon penipu ini dan biasalah kalau udah ketemu satu adat biasanya akrabnya bukan main. Ya mama saya asik telponan dengan penipu ini dan penipu inipun sampai BERSUMPAH DENGAN TUHAN KALO INI BUKAN PENIPUAN. Katanya di telpon. Dan bilang juga 'gamungkin lah saya nipu eda (panggilan ibu-ibu sama ibu yang lain dalam bahasa batak) apalagi kita sama-sama kristen, batak pula' oke mama saya percaya karna mama saya jujur rohaninya bukan main.
Dan saya disuruh bawa akta dan kartu keluarga dan materai 6000 4 lembar untuk besok.

Dan rabu saya pergi lagi ke Fatmawati untuk transaksi. Sesudah transaksi saya diberi kertas seperti 'test tertulis gitu' dan saya isi dan dia bantu saya 'katanya'. Setalah saya isi, dia tulis di kwitansi 200ribu????? Loh padahal 250 ribu saya kasih? Tapi dia udah jelaskan 50 ribunya buat apa gitu. Tapi dalam hati saya 'yausdahlah mungkin itu uang kringat buat mu' gitu. Dan saya diberikan kertas kuning berisi tulisan dan penjelasan saya harus ngapain diperusahaan itu beserta perjanjiannya. Dan dijelaskan lagi bahwa ada biaya lagi, sebenarnya biayanya 789ribu. Dan saya baru dp 250 ribu tadi yang ditilep 50ribu jadi 200ribu. 789ribu-200ribu=589ribu lagi.
Dia jelaskan bahwa 589ribu itu untuk bayaran tunjangan pertama, uang seragam dll.

Dengan cara yang sama mama saya disuruh telpon lagi kalo masih kurang jelas.
Dan malamnya seperti kemarin, mama saya telpon lagi dan dengan cara yang sama mereka telponannya dan sambil BERSUMPAH pula penipu ini.

Sebernarnya mama saya kurang yakin dari awal tapi saya sudah bilang 'terserah mama kall mama gayakin ya gausah kalo yakin ya dijalanin'. Dan kamisnya saya berangkat lagi ke FATMAWATI.

Sebelum transaksi saya tanya 'bu kalo kerjaannya ga sesuai sama yang ibu bilang duit saya balik kan?' lalu katanya 'loh emang langsung kerja kok *giniginigitu dia jelaskan dengan cepat dan lari dari pembicaraan*' dalam hati saya sudah berdoa saja.
Lali setelah itu saya diberi kertas dan disuruh ke kalibata untung training n seminar. Dan saya berangkat.

Sesampai disana saya disuruh cabut batrai hp dan pemeriksaan lainnya. Setelah itu seminar lah saya.
Dan pembicaranya itu SITIKU BELANG ini MENGAKU namanya DIKCY. Dengan gaya orang kaya, jas yang mahal, bercelana bahan, masuk ruangan pake kacamata pokonya dalam hati saya 'wuih nih orang kaya bener. Berati ga nipu ini' dalam hati. Dan seminar pun berlanjut. Dia menjelaskan asal mula PT. INTI TAMA KARSA ini berdiri.
Dan seminar pun berlanjut sampai 5 jam. Diakhir acara dia pake acara galau-galau gitu. Maksudnya kita semua yang seminar disuruh merenungkan 'bagaimana perjuangan orangtua kita mulai dari kecil mendidik kita sampai sebesar ini' ya siapa sih yang ga mewek? Dan acar selesai. Dan pembagian sertifikat dan spwk (surat penempatan wilayah kerja) dan saya dapat di daerah pgc dan gajauh tempatnya dari saya seminar dikalibata ini.

Dan jumat saya berangkat ke Jln. Dewi Sartika no 17 cawang cililitan Jakarta Timur ini.
Awalnya saya jadi gayakin karna saya cari digoogle maps alamatnya gada. Akhirnya saya iseng cari di google PT. INTI TAMA KARSA. Dan yang bikin saya kaget itu hasilnya 'Penipuan, Hati-hati terhadap PT ini, dll segala macem' isinya dan saya kaget pas baca itu. Dan secara langsung saya telpon bapa saya dan bapa saya asli marah dan kecewa. Dan setelah saya telpon bapa saya, saya pergi tuk mencari alamat Jln Dewi Sartika no 17 ini. Dan dapat, letaknya tepat di depan kampu apa gitu saya lupa dan saya masuk. Saya disuruh bertemu ibu Mely.
Setelah saya menunggu dari jam 7-10 pagi akhirnya salah satu karyawan situ menjelaskan bagaimana sistem kerja disana. Perlu bapak/ibu polisi ketahui bahwa tempatnya ini kosong, cuma banyak meja&kursi+karyawan disetiap mejanya. Tempat ini sama persis seperti ditempat awal saya interview di FATMAWATI dan seminar di KALIBATA.
 Setelah dijelaskan panjang lebar disini saya ambil kesimpulan 'KITA DITIPU DAN DIAJARIN LAGI UNTUK MENIPU ORANG LAIN DENGAN CARA YANG SAMA'. Dan saya otomatis menolak dalam hati. Ini kerjaan gak bener. Dan setelah itu saya mencoba meneliti lebih dalam dan ternyata pas saya gali, sistem diperusahaan gajelas ini jadi HRD semua dalam kata lain Tukang Rekrut lah. Gila. Dan satu orang itu bisa punya 2 nama. Misal nama saya Leo Frans. Diganti jadi nama BOY STEVEN. Jadi kalo satpam situ nanya ' mau ketemu siapa?' orang jawab 'pak boy steven' ya otomatis ketemu saya. Dengan arti lain NAMA ASLI SAYA DISAMARKAN. Saya rasa dari sini bapak/ibu polisi mengerti maksud saya.

Dan biar saya jelaskan lebih detil lagi cara kerjanya:
Jadi cara kerjanya itu. Yang menentukan gajian atau tidaknya itu kita sendiri. Dengan arti lain, berapa orang yang kita interview dan kita rekrut ya dari situ gaji kita.
1 orang = 155 ribu jika dia cash / lunas 789ribu bayar.
Dalam sehari bisa 20-100 orang pelamar. Bayangkan bapa/ibu berapa orang yang kena tipu begitu aja.

Dan jumat malam saya baru pulang dan langsung ke POLSEK KEMANG PRATAMA BEKASI. Saya menceritakan panjang lebar kronologisnya dan kata pak polisinya 'lebih baik saya melapor ke tkp saja tempat transaksi' dalam arti lain tempat awas saya transaksi dan terjadi penipuan itukan di FATMAWATI. Ya saya harus lapor kesana. Seninnya saya kesana. Setelah saya ceritain panjang lebar kepolisinya katanya gapercaya malah saya disuruh ke DEPNAKER. Karena katanya 'penipuan kerja dengan kriminalitas itukan beda apalagi menyangkut perusahaan ya bapa silahkan melapor ke depnaker' dalam hati saya 'LAH INI BAPA NGIGO YA?? KAN INI PENIPUAN? APA DONG NAMANYA KALO BUKAN KRIMINAL?? Haduh' dan setelah dari KANTOR POLISI FATMAWATI saya meluncur ke DEPNAKER. Tapi saya gajadi ke depnaker karna jalur jakarta ribet banyak polisi laper main asal tilang. Saya sempat adu ribut sama polisi dimana itu saya lupa tibatiba berhentiin. Tapi gaperlu saya jelaskan kalo polisi tikus liar itu.

Saya cuma mau minta tolong Bapak/Ibu polisi untuk bantu saya. Kalo mau bukti saya ada surat-suratnya dan ada teman saya juga yang korban.
Mohon hubungi nomor saya pak kalau Bapak/Ibu polisi inging membantu saya. 0896 8000 5007
Rp. 789.000,00,-
Bagikan laporan ini

Informasi Modus Penipuan Dan Kejahatan terkait

0 tanggapan 55 tayangan
0 tanggapan 45 tayangan
0 tanggapan 10 tayangan
0 tanggapan 41 tayangan
Situs ini adalah media sosial online independent sharing berbagai macam informasi berita kriminal (cyber crime) yang terjadi dan melanda di dunia maya internet. Terima kasih atas kontribusi semua di media sosial online ini dan semoga bermanfaat, amiin...
...