Kenali 10 Ciri-Ciri Modus Penpuan Didunia Maya Bag-2

webhosting
110 tayangan
dilaporkan 29 Okt 2015 dalam Dari Administrator oleh ADMINISTRATOR Admin

Artikel lanjutan dari artikel sebelumnya

6. Tidak ada alamat toko.
Masa punya toko tetapi tidak ada alamat? Minimal mereka punya alamat rumah, alamat kost, alamat apartemen, dsb…bukan? Taruhlah mereka tidak punya toko beneran tetapi pasti ada alamat rumah sebagai tempat tinggal bukan? Dari mana mereka ambil barang? Di manakah mereka stok barang? Ke manakah suppliermereka mengirim barang jika bukan ke alamat mereka? Jadi jangan percaya jika penipu bilang, “Kami spesialis jualan online dan tidak ada alamat toko.” Preett…. Kalau tidak ada alamat toko, minimal mereka akan mencantumkan alamat rumah, bukan? Yang punya alamat saja palsu apalagi ini yang tidak ada alamat? Waspadalah…waspadalah!


7. Mencantumkan testimoni palsu.
Untuk meyakinkan calon korban, biasanya kawanan penipu menulis testimoni di blog atau website mereka sendiri. Padahal semua itu adalah karangan mereka sendiri. Foto-foto yang ada dicomot dari om Google. Rata-rata bunyi testimoninya seperti begini:
“Pertama cukup meragukan. Banyak kasus penipuan. Namun setelah berbelanja dan barang terkirim, akhirnya percaya. Benar-benar bagus dan murah.” Joyo – Surabaya (081876XXXX)
“Juragan satu ini layak dapat bintang. Barang bagus, pengiriman sesuai janji. Mantap Boss!” Charles – Jakarta (0856787XXXX)
“Saya suka dengan pelayanan toko online satu ini. Barang sesuai gambar, harga murah dan pengiriman cepat lewat TIKI. Cukup 3 hari.” Atun – Yogyakarta (08127654XXXX)
Hehehe… Anda bisa tambahin sendiri lagi. Cobalah berimprovisasi mengarang sehebat kawanan penipu mengarang cerita.


8. Toko berlokasi di Batam, Kepulauan Riau dan Pontianak.
Kalau ada yang menjual produk dengan harga super murah di luar ke-3 kota tersebut, bisa dipastikan penipu. Mengapa? Karena dari mana mereka mendapatkan barang semurah itu? Barang-barang super murah hanya bisa dimasukkan lewat kota-kota yang berbatasan dengan negara luar. Batam dan Tanjung Pinang berdekatan dengan Singapura, begitu juga dengan Pontianak yang berdekatan dengan Sabah Malaysia. Hanya ketiga kota tersebut yang paling memungkinkan adanya beberapa produk murah (black market, refurbished), namun tetap saja tidak semurah yang ditawarkan kawanan penipu.


Lucu bukan jika ada toko online yang katanya diskon 30% tetapi berlokasi di kota Jambi atau Jepara? Anda bisa kentut mendengar cerita si penipu. Wakakakakaka. Namun, karena kawanan penipu itu sudah paham kota-kota yang memungkinkan masuknya barang-barang seludupan (black market) maka rata-rata akan mencatut nama kota Batam, Kepulauan Riau (Tanjung Pinang) atau Pontianak. Semua alamat yang disebutkan itu adalah alamat bodong, asal comot. Buktinya silakan lihat di Batam Watch.


9. Anti Rekening Bersama (Escrow).
Selain menolak COD (Cash on Delivery) di mana barang sampai ke rumah langsung kita bayar di tempat, kawanan penipu juga anti rekening bersama (escrow). Padahal kalau mereka beneran jualan buat apa takut menggunakan rekening bersama? Toh kalau benar barang dikirim dan sudah diterima pembeli, si pembeli akan melaporkan kepada agen rekening bersama sehingga uang bisa langsung transfer ke penjual.
Kawanan penipu maunya Anda langsung transfer ke rekening mereka. Begitu dapat uangnya, mereka langsung cabut dan kabur. Barang tidak pernah dikirim sama sekali. Gimana mau kirim karena memang niatnya menipu? Jadi kalau ada penjual yang anti rekening bersama maka 10.000% pasti penipuan. Gak ada ruginya kok menggunakan rekening bersama?


10. Terlihat janggal apa yang tercantum dalam website mereka.
Pokoknya kalau Anda amati dengan baik, pasti ada yang janggal dengan tampilan, foto dan tulisan website penipuan tersebut. Fotonya bisa aneh, tulisannya acak kadul, selalu menekankan transfer-transfer dan transfer uang. Rekening bank tidak tercantum supaya tidak diciduk polisi, menggunakan nomor ponsel yang sama untuk beberapa website atau blog, memasang foto faktur pengiriman seperti TIKI atau TIKI JNE yang dicomot dari Google, tidak ada alamat toko atau bahkan jelas-jelas menakut-nakuti Anda seperti:
“Kami khusus jualan online. Tidak ada toko!”
Biasanya yang ada justru dari toko offline akhirnya membuat website mendukung bisnis offline mereka. Ini kok bilang gak punya toko tetapi khusus online? Ada-ada aja.


“Buat apa menipu karena kami menggunakan nomor cantik. Penipu tidak akan menggunakan nomor cantik.” 
Nomor cantik dari Hongkong? Siapa bilang penipu tidak bisa menggunakan nomor cantik? Kecuali nomornya: 081234567890. Itu baru nomor cantik, ya ga? Tentu sayang jika si penipu mengorbankan nomor tersebut. Tetapi kalau hasil tipuannya dapat Rp 1 milyar, apa gak buang juga tuh nomor?


Bagaimana sekarang? Apakah Anda masih akan tertipu oleh toko onlinepenipuan

Bagikan laporan ini

Informasi Modus Penipuan Dan Kejahatan terkait

0 tanggapan 106 tayangan
Situs ini adalah media sosial online independent sharing berbagai macam informasi berita kriminal (cyber crime) yang terjadi dan melanda di dunia maya internet. Terima kasih atas kontribusi semua di media sosial online ini dan semoga bermanfaat, amiin...
...